adS

ikuti

banner

Iklan

Aktivis Sosial-Politik Apresiasi Polda Sumut Ungkap Dugaan Peredaran Narkotika 130 Kilogram di Aceh Timur

ADMINISTRASI
Senin, 20 Juli 2026, 20.7.26 WIB Last Updated 2026-07-19T18:43:49Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Medan - Aktivis sosial-politik, Muhammad Mas'ud Silalahi, S.Sos, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara atas keberhasilan mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika dalam jumlah besar di wilayah Aceh Timur, Senin (20/7).

Menurut Mas'ud Silalahi, keberhasilan aparat kepolisian menangkap seorang kurir yang diduga membawa sekitar 130 kilogram sabu merupakan bukti nyata keseriusan Polri dalam memerangi kejahatan narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.

"Pengungkapan kasus ini patut diapresiasi. Ini menunjukkan komitmen dan keberanian aparat kepolisian dalam memberantas jaringan narkotika, meskipun harus menghadapi risiko tinggi saat melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Muhammad Mas'ud Silalahi.

Ia menegaskan bahwa peredaran narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang tidak hanya merusak kesehatan masyarakat, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda, mengganggu stabilitas sosial, serta mengancam keamanan negara. 

Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat harus memberikan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Pengungkapan kasus tersebut berlangsung dramatis. Seorang kurir berinisial J ditangkap setelah berusaha melarikan diri ketika hendak diamankan oleh personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.
Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga memasuki wilayah Kabupaten Aceh Timur. 

Pelaku yang mengendarai sebuah mobil diduga membawa narkotika dalam jumlah besar nekat menghindari petugas dan melarikan diri ke kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Pucok Alur Barat, Kecamatan Simpang Ulim.

Setelah meninggalkan kendaraannya, pelaku berusaha bersembunyi di kawasan permukiman warga. Aparat kemudian melakukan penyisiran intensif. Dalam proses pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan guna menghentikan aksi pelarian tersangka.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka sempat mengelak. Namun, pengakuannya terbantahkan setelah petugas menemukan ratusan paket sabu yang disembunyikan di dalam kendaraan yang dikendarainya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita sekitar 130 kilogram sabu yang diduga akan diedarkan ke sejumlah wilayah. Tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik kini masih terus mengembangkan kasus tersebut guna mengungkap jaringan yang berada di balik peredaran narkotika tersebut, termasuk menelusuri asal barang haram, jalur distribusi, hingga pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Muhammad Mas'ud Silalahi berharap pengungkapan ini menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan narkotika yang lebih besar sehingga peredaran barang haram dapat ditekan secara maksimal.

"Kita berharap pengungkapan ini tidak berhenti pada satu pelaku saja. Seluruh jaringan, bandar, hingga pihak yang menjadi pemasok harus diungkap agar peredaran narkotika benar-benar bisa diputus. Masyarakat juga diharapkan terus berperan aktif memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan maupun peredaran narkotika," tegasnya.

Keberhasilan aparat dalam mengungkap kasus tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga mengaku merasa lega dan mengapresiasi kerja cepat serta profesional personel Polda Sumatera Utara yang berhasil menangkap pelaku meski sempat bersembunyi di lingkungan permukiman mereka.

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat merupakan kunci utama dalam memberantas peredaran narkotika demi melindungi generasi muda serta menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.

(Redaksi)
Komentar

Tampilkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini

NamaLabel

+